NADIKABAR.COM — Mencapai usia 100 tahun menjadi salah satu pencapaian hidup yang diimpikan banyak orang. Sebab, umur panjang memberikan kesempatan untuk menikmati lebih banyak momen dan menghabiskan waktu bersama orang-orang yang dicintai.

Dikutip NadiKabar dari laman Real Simple, keputusan yang dibikin sedari muda akan membantu menentukan apakah seseorang bisa sampai di umur tersebut atau tidak.

Untuk mengetahui apakah seseorang berada di jalur yang tepat menuju usia 100 tahun, beberapa dokter diminta mengungkap tanda-tanda utama yang menunjukkan seseorang berpeluang menjalani hidup panjang dan sehat. Berikut di antaranya:

Banyak yang sudah mengetahui tidur itu penting. Tapi, memperoleh tidur yang cukup secara konsisten sangat penting untuk umur yang panjang.

"Tidur yang berkualitas dapat membantu memperbaiki suasana hati, daya ingat, sistem kekebalan tubuh, dan bahkan mengurangi peradangan," kata ahli gizi Vesanto Melinda MS, RD.

"Yayasan Tidur Nasional merekomendasikan tujuh hingga delapan jam tidur (termasuk tidur siang) untuk kesehatan optimal dan perasaan sejahtera," tambahnya.

Menjalani gaya hidup aktif menjadi salah satu indikator terbesar dari umur panjang.

"Gerakan adalah salah satu fondasi terkuat untuk kesehatan jangka panjang," kata dokter penyakit dalam yang berspesialisasi dalam geriatri, Tracy Lippard, MD.

Menurutnya, memilih aktivitas yang mendukung kesehatan jantung, kekuatan, keseimbangan, dan fleksibilitas merupakan langkah awal yang bagus.

"Beberapa langkah awal yang baik meliputi jalan kaki, berkebun, berenang, yoga, atau tai chi, dan latihan kekuatan," katanya.

Persahabatan memainkan peran besar dalam kesejahteraan secara keseluruhan. Lippard mengatakan, berinvestasi dalam persahabatan sangatlah penting.

"Penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa di atas 60 tahun yang secara aktif menjaga hubungan dekat memiliki kehidupan yang lebih bahagia dan lebih panjang," katanya.

"Berkumpul untuk minum kopi setiap minggu, bergabung dengan klub, atau menjenguk tetangga bukan hanya cara untuk menghabiskan waktu, tetapi juga pengobatan pencegahan," tambah Lippard.

Sementara itu, menurut Melinda, aktivitas sosial secara teratur bakal meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, mengurangi stres, dan merupakan salah satu prediktor yang paling konsisten untuk umur panjang dan kualitas hidup.

Pola asupan yang kita berikan pada tubuh setiap hari dapat berperan dalam mendukung umur panjang.

"Apa yang kita makan memainkan peran penting dalam bagaimana kita merasa, berpikir, dan menua," kata Lippard.

"Pilihan makanan harus mendukung tubuh dan otak dalam jangka panjang," tambahnya.

Lippard menyarankan untuk fokus pada makanan utuh, termasuk buah-buahan dan sayuran, biji-bijian utuh, dan protein tanpa lemak, minum banyak air, serta memilih produk susu rendah lemak atau alternatifnya.

5. Bersyukur pada Hal-hal Besar dan Kecil

Rasa syukur mungkin menjadi salah satu indikator umur panjang yang paling kerap diremehkan. Tapi, menurut Noelle Nelson, Ph.D., psikolog klinis, konsultan, sekaligus penulis, rasa syukur justru adalah salah satu faktor yang sangat penting.

"Menurut saya, rasa syukur adalah hal terpenting untuk bisa hidup hingga usia 100 tahun," ujarnya.

"Itu adalah satu-satunya karakteristik yang dimiliki para centenarian di seluruh dunia. Mereka mampu menghargai pengalaman sederhana dalam kehidupan sehari-hari."

Bila belum terbiasa mempraktikkan rasa syukur setiap hari, cobalah mulai dengan memperhatikan hal-hal kecil di sekitar. Menurut Nelson, apresiasi berarti menemukan sesuatu yang bisa dihargai dari apa pun yang ada di hadapan kita saat itu, seperti menikmati rasa kopi di pagi hari, menyaksikan matahari terbenam, atau membelai anjing peliharaan.

Kebiasaan itu disebut sudah terbukti membantu menstabilkan detak jantung, memperkuat sistem kekebalan tubuh, serta menenangkan pikiran.

Orang yang menemukan tujuan dalam kesehariannya cenderung punya hidup yang lebih panjang dan lebih bahagia.

"Tujuan hidup tidak akan hilang. Studi menunjukkan bahwa memiliki alasan setiap hari untuk bangun dari tempat tidur berkorelasi langsung dengan umur yang lebih panjang dan jantung yang lebih sehat," kata Lippard.

Orang yang telah memasuki masa pensiun mungkin mengalami kesulitan menemukan tujuan hidup. Tapi, Nelson mengatakan bahwa mencoba berbagai hal baru patut dilakukan sampai menemukan satu atau beberapa aktivitas yang benar-benar dirasa bermakna dan sesuai dengan diri sendiri.

"Jangan menyerah. Anggaplah menemukan tujuan baru Anda, gairah Anda, sebagai sebuah petualangan," kata Nelson.

"Rasa petualangan itu sendiri akan menarik Anda untuk menemukan makna baru, dan dengan itu, kehidupan yang lebih bahagia," ungkapnya.