Kerena itu, lanjut Cahyo, pihaknya menduga kuat bawa YCY merupakan orang yang benar-benar melekat terhadap barang haram itu saat berada di dalam kapal.

Masih dalam kesempatan yang sama, Cahyo menyatakan cara sindikat tersebut merekrut para awak kapal merupakam modus yang kerap digunakan sindikat penyelundup.

"Ini ada satu modus di mana kelompok atau jaringan tersebut merekrut calon anak buah kapal. Nah, salah satunya adalah yang 7 orang ini, ya. Modus tersebut biasanya mereka itu merekrut para awak kapal yang usianya sudah tua, sudah masa pensiun. Sehingga bagi mereka kan 'oh ini orang-orang yang perlu uang di masa tua'. Akhirnya mereka rekrut," terang Cahyo.

Menurut Cahyo, para ABK hanya diarahkan untuk melaut dan mengikuti arahan tersangka YCY yang bertindak sebagai manajer kapal.

"Yang kemudian mereka hanya mengarahkan kendali kepada orang-orang yang mereka tunjuk sebagai penguasa atau pengendali barang," imbunya.