NADIKABAR.COM — Lembaga investasi Singapura, GIC dan Temasek membantah telah menekan pihak Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk mempertimbangkan penurunan peringkat pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
Tanggapan itu muncul setelah adanya tuduhan yang dilontarkan mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi bahwa kedua lembaga itu telah memaksa MSCI untuk mempertimbangkan penurunan peringkat bagi Indonesia. Tuduhan itu pun langsung dibantah.
"Keputusan investasi kami tidak didorong oleh klasifikasi indeks atau pandangan pasar dari atas ke bawah, melainkan oleh fundamental di tingkat perusahaan dan aset," kata seorang Juru Bicara GIC dikutip dari The Strait Times, Kamis (22/10/2026).