"Saya yakin pandangan pejabat tersebut tidak mewakili sikap pemerintah Indonesia secara keseluruhan maupun masyarakat luas di sana," ujarnya.

Selain itu, Shanmugam juga menegaskan persoalan kabut asap tidak seharusnya menjadi beban negara-negara tetangga. Menurutnya, kabut asap akibat pembakaran lahan sebenarnya dapat dicegah.

"Kita seharusnya tidak perlu menanggung beban kabut asap akibat pembakaran lahan ini. Masalah ini sebenarnya dapat dicegah sepenuhnya," katanya.

Dia juga meminta tanggung jawab atas persoalan tersebut diarahkan secara jelas kepada pihak yang menyebabkan kebakaran.

Shanmugam menyinggung kembali krisis kabut asap yang terjadi pada 2013 dan 2015. Menurutnya, persoalan tersebut bukan sekadar fenomena alam, melainkan berkaitan dengan aktivitas perusahaan yang mengejar keuntungan.

"Saya pernah membahas situasi kabut asap pada tahun 2013 dan kembali pada tahun 2015. Saat itu saya sampaikan bahwa ini bukan sekadar fenomena alam, melainkan masalah yang dipicu oleh perusahaan-perusahaan yang mengejar keuntungan," ujarnya.