Setelah sempat mereda selama beberapa tahun, persoalan kabut asap kembali terjadi pada 2026. Kondisi ini membuat kualitas udara di sejumlah wilayah Indonesia dan negara tetangga memburuk.
Meski mengkritik pernyataan Syahganda, Shanmugam memberikan apresiasi terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menangani karhutla. Dia menyoroti keputusan Prabowo mengganti Kepala BNPB.
"Presiden telah secara pribadi menyatakan komitmennya untuk menanggulangi kabut asap. Beliau telah mengeluarkan arahan untuk melarang praktik pembakaran lahan, khususnya di lahan gambut," kata Shanmugam.
"Beberapa langkah ini tergolong belum pernah dilakukan sebelumnya. Hal ini mencerminkan pendekatan serta pola pikir Presiden Prabowo dan pemerintahannya," sambungnya.
Singapura juga menyambut baik keputusan Prabowo menerima bantuan asing untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. "Singapura telah menawarkan bantuan, dan kami berkomitmen untuk turut berkontribusi dalam upaya penanganan ini," ujar Shanmugam.