Kualitas udara di Singapura memburuk secara drastis pada Rabu lalu dengan tingkat PM 2.5 per jam di wilayah barat mencapai 288 pada pukul 15.00 waktu setempat. Itu merupakan angka tertinggi yang tercatat di Singapura sejak 2015.

Indeks Standar Polusi (PSI) 24 jam juga mencapai puncaknya di angka 212 di wilayah barat pada hari Kamis juga menjadi rekor tertinggi baru bagi Singapura tahun ini. Kini, pemerintah Singapura telah menyalurkan bantuan Masker N95 dan masker yang setara kini secara gratis kepada warga Singapura yang rentan. Sementara, tempat berlindung berpendingin udara (AC) telah disediakan di pusat-pusat komunitas (community clubs) serta di lokasi-lokasi tertentu yang dikelola oleh jaringan warga dan komite warga setempat.

"Kami akan memastikan dukungan tersedia bagi mereka yang membutuhkannya," ujar Wong.

"Kita tidak bisa mengendalikan cuaca atau angin, ataupun apa yang terjadi di luar perbatasan kita. Namun, kami akan melakukan segala upaya untuk melindungi warga Singapura, sembari bekerja sama dengan negara-negara tetangga untuk menangani akar penyebab kabut asap tersebut," tambahnya.