NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia akan menghadapi berbagai tantangan global, termasuk dinamika yang berkembang di pasar keuangan.
Ia menekankan pemerintah akan terus bekerja menjaga kepentingan nasional di tengah berbagai tekanan yang dihadapi. Namun, Presiden menyadari masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk memenuhi harapan masyarakat.
"Kita telah bekerja dengan baik tapi kita tahu tantangan masih sangat besar. Rakyat kita berharap lebih banyak, kesulitan kita masih banyak, gangguan masih banyak. Kita terus dihadang," kata Presiden Prabowo membuka Sidang Kabinet Paripurna di Jakarta, Rabu.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo turut menyinggung berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia, termasuk isu yang berkaitan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI), penyedia indeks pasar keuangan global yang menjadi salah satu acuan investor dalam mengambil keputusan investasi.
Menanggapi dinamika tersebut, Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki keyakinan dan ketahanan untuk menghadapi berbagai tekanan.
Presiden menyatakan pemerintah akan terus berupaya menjaga kepentingan nasional tanpa mengabaikan tantangan yang ada.
Kepala Negara juga menekankan pentingnya semangat pantang menyerah dalam menghadapi situasi yang tidak mudah.
Menurut Prabowo, Indonesia memiliki kekuatan dan keberanian untuk melewati berbagai tantangan melalui kerja keras serta pengorbanan.
"Macam-macam ya kan (tantangan). Dia (MSCI) mau takut-takuti kita. Saya hanya katakan kepada MSCI, bangsa Indonesia tidak takut siapapun dan tidak akan gentar," tegasnya.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengatakan pemerintah terbuka untuk melakukan penghematan lebih besar apabila diperlukan.
Langkah tersebut menjadi salah satu opsi untuk menjaga ketahanan keuangan negara sekaligus memastikan pemerintah tetap mampu menghadapi berbagai tantangan.
"Kita punya keberanian, dan kita rela berkorban, dan kita tidak mengenal menyerah. Saudara-saudara sekalian, kalau perlu kita adakan penghematan besar-besaran. Kita lebih hemat lagi nanti," imbuhnya.