Dalam kegiatan tersebut, para delegasi diajak mengunjungi kawasan Pecinan, Masjid Raya, klenteng tertua, hingga kawasan kampung toleransi. Lokasi-lokasi itu menggambarkan kekayaan sejarah dan keberagaman yang menjadi ciri khas Singkawang.

Menurut Tjhai Chui Mie, warisan sejarah dan budaya tidak hanya penting untuk dijaga sebagai identitas daerah, tetapi juga dapat menjadi modal pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pengembangan wisata tersebut diharapkan membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk melalui aktivitas perdagangan dan penyediaan produk lokal bagi wisatawan.