Selain memperkenalkan destinasi wisata, kegiatan itu juga memberikan pemahaman kepada delegasi mengenai kehidupan masyarakat Singkawang yang hidup berdampingan di tengah perbedaan etnis, agama, dan budaya.

Tjhai Chui Mie berharap, pengalaman tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah kota lain dalam mengembangkan potensi daerah masing-masing, khususnya dalam pelestarian budaya dan penguatan sektor pariwisata.

"Pemkot Singkawang berharap pengembangan wisata heritage dapat berjalan beriringan dengan pelestarian bangunan bersejarah dan nilai budaya agar manfaat ekonomi yang dihasilkan tetap menjaga identitas kota," ujarnya.