Pada pemantauan Senin pagi juga terdeteksi satu hotspot kategori medium di wilayah tersebut. Kondisi ini menjadi perhatian tim meskipun secara umum sebagian besar area terdampak telah berhasil ditangani.
Upaya pemadaman juga diperkuat satu helikopter water bombing, enam unit alat berat, puluhan mesin pompa pemadam dan mini striker, jaringan selang pemadam, serta drone surveillance untuk membantu pemantauan area terdampak. Menurut Kapolda, besarnya kekuatan yang masih dipertahankan di lapangan merupakan bagian dari strategi untuk memastikan penanganan tidak berhenti hanya setelah api berhasil dikendalikan.
"Kita pertahankan kekuatan di lapangan karena targetnya bukan sekadar memadamkan api. Kita harus memastikan tidak terjadi kebakaran ulang," lanjutnya.
"Tim darat bekerja melakukan pemadaman dan pendinginan, sementara dari udara kita lakukan pemantauan serta dukungan water bombing pada lokasi yang membutuhkan," sambungnya.