Kapolda juga mengapresiasi seluruh personel dan unsur gabungan yang masih bekerja di lapangan. Menurutnya, penanganan Karhutla di Riau merupakan kerja kolektif yang membutuhkan konsistensi dan kolaborasi seluruh pihak.
Menurutnya, dalam penanganan Karhutla, Polri tidak bekerja sendiri. Ada TNI, pemerintah daerah, BPBD, Damkar, dunia usaha, MPA dan masyarakat yang ikut terlibat dan berjibaku bersama.
Irjen Herry Heryawan menegaskan, dirinya bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo berkomitmen untuk terus mengawal penanganan Karhutla di Riau hingga seluruh titik benar-benar tertangani.
"Sejak awal saya dan Pak Pangdam sudah berkomitmen, penanganan Karhutla ini kita kerjakan bersama-sama sampai tuntas. TNI-Polri akan terus berada di lapangan bersama seluruh stakeholder, saling menguatkan dan memastikan setiap titik yang masih membutuhkan penanganan tidak terabaikan," tegas Herry.