Masalahnya terletak pada pemeriksaan keamanan yang gagal berfungsi sebagaimana mestinya. Kelemahan ini tidak akan bisa diatasi hanya dengan menggunakan kata sandi yang rumit.

Namun, kebocoran keamanan bukan satu-satunya masalah terkait privasi. Robot vacuum bisa saja mengirimkan informasi kepada produsennya selama beroperasi berhari-hari.

Informasi tersebut dapat mencakup aktivitas pembersihan, status perangkat, peta lantai dan benda-benda terdeteksi.

Kebijakan privasi dari iRobot menyebut bahwa model yang terhubung ke internet dapat mengirimkan lebih banyak data daripada sekadar peta lantai. Data tersebut termasuk nama ruangan, jenis lantai, benda yang terdeteksi, pergerakan robot, serta detail jaringan Wi-Fi.

Lantas, apakah ada perangkat robot vacuum yang dapat ramah terhadap privasi penggunanya?

Belum ada satu produk yang secara jelas dan definitif dinobatkan sebagai pilihan terbaik. Namun, robot vacuum yang aman terhadap privasi setidaknya harus meminimalkan jumlah informasi yang dikirimkan ke luar rumah.