Namun, al-Hammami disebut tidak terpilih untuk bekerja di maskapai Maroko tersebut. Setelah itu, ia diketahui bergabung dengan Flydubai.
Pejabat Israel menyebut al-Hammami baru sekitar delapan bulan bekerja di Flydubai sebelum insiden terjadi. Profil LinkedIn yang disebut miliknya tidak mencantumkan pekerjaan di Flydubai.
Salah satu sumber kemudian mengonfirmasi kepada NadiKabar bahwa profil tersebut memang milik al-Hammami. Profil itu kini telah dihapus.
Al-Hammami disebut merupakan warga negara Oman. Ia lahir di Uni Emirat Arab dari ayah berkewarganegaraan Oman dan ibu berkewarganegaraan Suriah. Ia juga menghabiskan sebagian hidupnya di UEA.
Insiden terjadi dalam penerbangan Flydubai FZ1073 rute Dubai-Tel Aviv pada 30 September 2026. Pesawat saat itu membawa 174 penumpang dan berada di ketinggian sekitar 34.000 kaki.
Al-Hammami diduga menyerang pilot Smit Machchhar menggunakan kapak darurat. Jaksa Agung UEA menyebut tindakan tersebut sebagai upaya "tindakan teroris" dan menyatakan pelaku mencoba mengambil alih kendali pesawat.