Machchhar mengalami luka parah saat berusaha mempertahankan pesawat. Dalam kesaksiannya kepada Perdana Menteri India Narendra Modi, ia menggambarkan kondisi saat dirinya hampir kehilangan kemampuan untuk bangkit.

"Saat itu, saya berjuang mempertahankan hidup saya. Saya terluka sangat parah hingga jatuh tersungkur... saat itu, saya sempat berpikir, bagaimana jika saya tidak bisa bangkit lagi?" kata Machchhar dalam panggilan video kepada Modi,

Dalam kondisi terluka, Machchhar kemudian berhasil membuka pintu kokpit. Para penumpang masuk dan membantu melumpuhkan pelaku. Pesawat selanjutnya melakukan pendaratan darurat di Arab Saudi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya menyatakan al-Hammami diduga telah menjalani "indoktrinasi radikal Islamis". Namun, informasi mengenai dugaan radikalisasi tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan.

Sementara itu, munculnya riwayat al-Hammami di sejumlah maskapai memunculkan perhatian terhadap proses pemeriksaan latar belakang calon pekerja di industri penerbangan.

Flydubai menyatakan belum dapat memberikan komentar terkait al-Hammami karena insiden tersebut masih dalam penyelidikan. NadiKabar juga telah menghubungi Oman Air dan kantor media pemerintah Dubai untuk meminta tanggapan.