"Pihak Grab dan OVO mengikuti standar yang ditentukan oleh BGN. Tentunya sama dari mulai standar gizi, higienitas, sampai makanan itu bisa sampai ke anak-anak," ucapnya menegaskan.

Pada kesempatan yang sama CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan program MBG yang dijalankan bersama Yayasan Inklusi Pelita Bangsa merupakan bagian dari komitmen perusahaan melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

"Ini adalah bagian dari komitmen Grab OVO bersama Yayasan Inklusi Pelita Bangsa untuk ikut serta dalam program MBG, yang kami lakukan berdasarkan CSR kami. Jadi kami menggunakan dana CSR untuk memberikan MBG kepada adik-adik yang berkebutuhan khusus," kata Neneng.

Ia menyebut program tersebut di sekolah yang dikunjungi telah berjalan sejak April 2025 dan akan terus dilanjutkan.