"Pasar kerja lulusan belum runtuh. Meskipun kita tahu kondisinya sedang tidak baik," kata Charlie seperti dikutip dari BBC.

Di Britania Raya, seorang juru bicara pemerintah menyatakan ada sekitar 253.000 lebih banyak orang yang bekerja dibandingkan waktu yang sama tahun lalu, dan angka pengangguran terus menurun.

Data resmi di sana menunjukkan tingkat pengangguran kaum muda di Inggris yang mencakup kelompok usia 16 hingga 24 tahun, mencapai 16,2% dalam periode tiga bulan hingga Maret 2026. Jumlah anak muda yang tidak menempuh pendidikan, tidak bekerja, maupun tidak mengikuti pelatihan atau not in education, employment or training (NEET) kini telah melampaui satu juta jiwa.

Penulis adalah peserta MagangHub Kemnaker di NadiKabar.com.