NADIKABAR.COM — Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatatkan keberhasilan eksplorasi migas dengan perkiraan reserve replacement ratio (RRR) atau Rasio Penggantian Cadangan mencapai 221,4 persen pada akhir 2026.

“lni mencerminkan potensi penambahan cadangan yang melampaui volume cadangan yang diproduksi, sekaligus menegaskan keberhasilan eksplorasi,” ujar Kepala SKK Migas Djoko Siswanto dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Selasa.

Djoko menjelaskan bahwa potensi migas luar biasa yang dimiliki Indonesia tercermin dari sejumlah temuan signifikan selama beberapa waktu terakhir, salah satunya temuan raksasa sumur gas Geliga-1 di Blok Ganal oleh Eni pada April 2026, dengan estimasi sumber daya in-place sekitar 5 triliun kaki kubik (Tcf) gas dan 300 juta barel kondensat.

Capaian ini semakin memperkuat tren positif kegiatan eksplorasi migas Indonesia, melanjutkan keberhasilan sejumlah penemuan signifikan sebelumnya, antara lain Geng North-1 dan Konta-1 oleh Eni di Cekungan Kutai Kalimantan Timur (kini merupakan portofolio Searah Muara Bakau), serta Layaran-1 dan Tangkulo-1 oleh Mubadala Energy di Wilayah Kerja South Andaman.