Dalam satu hari, bisa tersedia sebanyak 500 nasi bungkus. Rektor berharap gerakan ini bisa dilakukan secara konsisten.
"Hari ini ada lima ratus nasi bungkus yang kami sediakan, semoga selanjutnya makin banyak yang peduli sehingga gerakan Unej berbagi bisa istiqomah berjalan," tuturnya.
Dalam mensukeskan program bagi-bagi sarapan, beberapa pihak turut membantu seperti Takmir Masjid Al Hikmah dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Muslim, Taklim, dan Khidmah (Mustika) Unej.
Salah satu pegiat yakni M Yusuf berpendapat bahwa pembagian nasi ini selaras dengan gerakan Jumat Berkah. Pihak masjid setempat juga biasanya menyediakan 100-150 bungkus nasi untuk gerakan Jumat Berkah.
"Biasanya kami menyediakan seratus hingga seratus lima puluh nasi bungkus yang berasal dari kas masjid Al Hikmah untuk mahasiswa, dengan adanya gerakan Unej berbagi maka cakupan penerimanya makin luas," kata Yusuf.