Salah satu mahasiswa dari Fakultas Keperawatan yakni Nafi Ida Nuraini bersyukur atas program nasi gratis ini. Sebagai penerima KIP Kuliah, ia selalu memasak sendiri.

Dengan adanya program ini, Nafi bisa lebih berhemat untuk uang makan. Pendapat sama dituturkan oleh mahasiswa prodi Kimia FMIPA, yakni Ayesha.

"Saya tadi lewat dan tertarik dengan spanduk Unej berbagi sehingga mampir, alhamdulillah sangat terbantu dengan sarapan gratis. Bahkan kalau bisa setiap hari dong," kata Ayesha.

Rektor menuturkan selain untuk memenuhi asupan mahasiswa, program ini juga dilakukan untuk membantu Indonesia mewujudkan Generasi Emas 2045.

"Memang berawal dari sarapan pagi, namun dampak positifnya banyak, termasuk membantu pemerintah mencapai tujuan SDGs mulai dari mengurangi kemiskinan, kelaparan, menuju kehidupan sehat, hingga mewujudkan pendidikan yang berkualitas," imbuhnya.