"Kemudian kami sudah sampaikan ke Pak Wagub juga Pak Dirjen untuk membuka slot peningkatan penyeberangan dari Jangkar menuju ke Lembar, itu ditingkatkan. Jadi sekarang ini kan ada dua kapal, kita minta ada empat kapal lagi, jadi ada enam kapal," jelasnya.
"Kemudian kami minta dioperasikan dari Jangkar ke Padangbai, untuk mengantisipasi logistik tujuan Bali, sehingga tidak menjadi beban berat bagi Gilimanuk karena sudah berkurang dermaganya. Jadi turun Padangbai, kalau Denpasar kan dia harus kembali ke barat lagi. Intinya ada pelayanan dari Jangkar menuju ke Padangbai," terangnya.
Namun, Nyono menyebut penyeberangan melalui Pelabuhan Jangkar ke Padangbai Bali ataupun Lembar NTB harus menggunakan kapal dengan mesin tertentu.
"Tapi ini tidak bisa dengan kapal dengan mesin satu, mesinnya harus dobel karena mereka lewat samudera di Laut Jawa. Laut Jawa itu kan di posisi utara, sehingga gelombangnya tinggi. Harapannya mesinnya dua, tadi kita minta paling tidak dua kapal untuk yang Jangkar ke Padangbai," terangnya.
Selain itu, Nyono menyebut, untuk memfasilitasi mobil penumpang, Dishub memberikan opsi penyebrangan Jangkar ke Pelabuhan Celukan Bawang di Buleleng.