Chef Patrick dan chef Arif lanjut membuat tamu terkesan dengan hidangan kolaborasi mereka, Bebek Goreng Bumbu Bali. "Kita pakai bebek Peking, yang kita slow-cooked, asapin. Jadi lebih modern. Tapi bumbunya basa genep," kata chef Patrick.

Proses masak bebek Peking ini juga istimewa karena digantung 5 hari. Hasilnya, kulit bebek begitu garing, tapi bagian daging dadanya tetap juicy dan lembut.

Hidangan ini kemudian disandingkan bumbu hitam Madura yang rasanya gurih nikmat, tapi tidak begitu berminyak. Diberi paduan abon sapi, sambal matah, dan acar mentimun Jepang (kyuri) yang memberi aksen segar.

Harmoni Rasa Nusantara ditutup dengan Durian Sus Keju Medan buatan chef Patrick. Ia terinspirasi lezatnya durian yang jadi favorit di Medan, Sumatra Utara.

Chef Patrick menjelaskan, "Di Medan itu ada es durian, terinspirasi dari situ. Tapi kita bikin durian pakai cream cheese mousse. Di dalamnya ada markisa, nangka, dan saus kolak."

Menariknya, chef Patrick juga mengisi durian dengan ketan yang legit dan lembut. Paduan rasa manis, tekstur creamy, dan wangi buah nangka serta durian, membuat dessert ini jadi istimewa.

Seluruh rangkaian menu Harmoni Rasa Nusantara sukses membuat para tamu suka. Mereka juga antusias berbincang dengan chef yang menyambangi masing-masing meja.

Kolaborasi ini rupanya ada kemungkinan berlanjut volume 2. "Puji Tuhan, terima kasih pada teman-teman juga sudah datang di acara kita," tutup chef Patrick dan chef Arif.