Kabar tersebut sontak membuat keluarga cemas. Hingga kini, keluarga masih menunggu kepastian mengenai keberadaan Windianto. Tidak ada lagi pesan masuk dari suaminya setelah komunikasi terakhir pada Minggu dini hari.

"Sampai saat ini belum ada kabar sama sekali. Pikirannya macam-macam. Mudah-mudahan ada kabar baik, pulang ke rumah dengan selamat," harapnya.

Keluarga juga telah menggelar doa bersama untuk keselamatan Windianto. Agis mengatakan, anak-anaknya turut terpukul setelah mengetahui sang ayah belum ditemukan.

"Sempat nangis-nangis juga waktu dengar bapak belum ketemu," katanya.

Agis dan Windianto memiliki tiga anak. Anak pertama mereka kini berusia 21 tahun, anak kedua 18 tahun, sedangkan anak bungsunya masih duduk di kelas 3 SD. Agis berharap suaminya bisa kembali berkumpul bersama keluarga.

Dilansir NadiKabar.com, Basarnas melakukan pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap Kapal Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin yang hilang kontak di perairan Laut Jawa. Kapal Virgo yang membawa 243 orang sempat melaporkan berlayar menghadapi cuaca buruk lalu hilang kontak.

"Dilaporkan info awal operasi SAR kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 hilang kontak di Laut Jawa, Provinsi Kalimantan Selatan," kata Kabasarnas Marsdya TNI Mohammad Syafii kepada wartawan, Minggu (13/9).

Titik koordinat Kapal Virgo hilang koordinat berada di 4°31'51.82"S 114° 2'6.88"E Heading 203.94°, jarak tempuh sekitar 80 nautical mile dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin, waktu tempuh sekitar 5 jam.