Desainnya makin berani dan gagah, bisa dilihat dari garis-garis horizontal yang tegas. Desain bagian depan memancarkan kesan kekuatan batin yang terinspirasi oleh kendo, seni bela diri tradisional Jepang yang menekankan disiplin dan ketenangan. Tersedia dua desain gril yang khas: gril dengan bilah horizontal yang mencerminkan ketelitian pengerjaan Jepang, dan gril sarang lebah yang menghadirkan keindahan fungsional yang ramping serta kekuatan.
Lampu depan mengadopsi desain huruf 'T' yang menampilkan kesan modern dan canggih. Elemen desain khas Pajero terlihat di seluruh bagian eksterior, termasuk pilar C yang terinspirasi dari roll bar model generasi pertama. Kemudian motif heksagonal di bagian belakang menafsirkan ulang ban cadangan yang dipasang di belakang pada generasi sebelumnya.
Beralih ke kabin, interiornya mengadopsi panel instrumen berorientasi horizontal yang diwarisi dari Pajero generasi pertama, memadukan fungsionalitas dengan kabin yang elegan. Layar monolitik mengintegrasikan dua layar berukuran 14,3 inci yang sangat jelas terlihat, dengan grafis yang terinspirasi dari warisan Pajero, termasuk tampilan Multi Meter yang menghadirkan tiga kluster meter ikonik ke era modern. Panel instrumennya menggunakan bahan bertekstur lembut yang menggabungkan teknik jahitan terinspirasi oleh Kimekomi, sebuah kerajinan tradisional Jepang. Kabinnya juga disebut lebih kedap berkat peningkatan desain insulasi suara yang bisa mengurangi bising dari jalan ataupun angin.