Zavnura menjelaskan, membangun kesadaran atau awareness publik mengenai keberagaman cara kerja saraf otak merupakan langkah awal yang krusial.

Menurut dia, masyarakat perlu memahami bahwa perilaku anak dengan spektrum autisme atau kebutuhan khusus seperti berteriak, menangis kencang, hingga gerakan berulang bukanlah akibat dari kegagalan pola asuh, melainkan respons alami terhadap rangsangan lingkungan yang berlebih.

Oleh karena itu, penerimaan sosial yang wajar dinilai akan sangat membantu keluarga dengan anak berkebutuhan khusus untuk merasa aman dan tidak mengisolasi diri dari ruang-ruang publik.