"Kita harus tahu bahwa ada yang namanya neurodiversity, bahwa semua itu tidak sama. Berbeda itu tidak apa-apa," tuturnya.

Lebih lanjut, Zavnura berharap kebiasaan hidup berdampingan secara inklusif dapat terus tercipta di berbagai fasilitas umum, mulai dari pusat perbelanjaan, taman kota, hingga transportasi publik.

Dengan adanya empati dan ruang sosial yang ramah, para orang tua diharapkan tidak lagi ragu mengajak anak-anak istimewa mereka berinteraksi di lingkungan masyarakat luas.