Kapolsek Bekasi Utara AKP Tono Listianto menambahkan, peristiwa itu terjadi pada Senin (7/9) malam. Total ada 30 orang yang terlihat keributan. Tono menyebut keributan dipicu SPG berinisial AS digoda karyawan kentang goreng pria berinisial AM.

"Perkelahian tim redaksi pekerja booth A (minuman) dengan pekerja tenant T (brand kentang goreng) disebabkan karena pihak kesatu (SPG) tidak suka dan merasa tidak nyaman atas tindakan pihak kedua (karyawan kentang goreng) yang selalu menggoda pihak kesatu," kata Tono.

Saat diperiksa, wanita AS mengaku sudah beberapa kali digoda pria AM sejak tahun 2025. Wanita AS juga mengaku mendapati pria AM mengarahkan HP ke arahnya dan diduga mengambil gambar tanpa izin.

Merasa tak nyaman, wanita AS menghubungi F selaku atasannya. Pria F pun mendatangi langsung booth kentang goreng tempat pelaku bekerja dan berkomunikasi dengan atasannya. Persoalan sempat selesai secara kekeluargaan sebelumnya akhirnya kembali memanas.