Haidir menduga bahwa penyebab keracunan yaitu dari susu yang dikonsumsi. Sebab, gejala muncul dari ratusan siswa-siswi tersebut usai meminum susu.
"Dugaan awal sementara karena susu. mereka mengalami gejala setelah minum susu itu," terangnya.
Sebelumnya, Pemkab Bogor akan menguji sampel makanan buntut 103 murid SMP Negeri di Cisarua keracunan usai menyantap menu makan bergizi gratis (MBG). Sampel akan diuji di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).
"Terkait tadi kami menyampaikan ada indikasi keracunan makanan, maka Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor sudah mengambil sampel makanan dan sampel minuman langsung dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah Pemerintah Kabupaten Bogor," kata Bupati Bogor, Rudy Susmanto, kepada wartawan.