Hasil uji laboratorium tersebut akan menjadi rujukan penyebab ratusan siswa-siswi tersebut keracunan. Menurutnya, langkah pertama yang dilakukan adalah memastikan siswa-siswi mendapatkan perawatan medis.

"Nanti hasil uji laboratoriumnya keluar, kami baru bisa menyimpulkan apakah ini betul keracunan makanan atau keracunan minuman. Langkah pertama yang kami pastikan adalah anak-anak mendapatkan penanganan kesehatan terlebih dahulu," jelasnya.

Dia mengatakan Pemkab Bogor juga akan melakukan evaluasi untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah. Dia mengatakan fokus utama ialah kesehatan para pelajar.

"Setelah ini kami akan segera lakukan rapat evaluasi bersama apakah kita akan liburkan atau dengan mekanisme seperti apa. Karena fokus awal kami sekarang adalah menangani siswa-siswinya dan alhamdulillah semua siswa-siswi dalam kondisi baik," ujarnya.