NADIKABAR.COM — Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 32 Natuna, Kepulauan Riau, mengenalkan program pendidikan dan pembinaan karakter kepada masyarakat guna meningkatkan pemahaman warga mengenai akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Kepala SRT 32 Natuna Bumiselan di Natuna, Sabtu, mengatakan pengenalan program dilakukan melalui kegiatan open house SRT 32 Natuna.

Pada kegiatan tersebut, SRT 32 Natuna menyajikan pertunjukan siswa serta mengajak tamu undangan melihat ruang kelas, perpustakaan, kamar, serta sarana dan prasarana sekolah.

Warga yang diundang merupakan perwakilan perguruan tinggi, tokoh agama, camat, lurah, kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna, serta elemen masyarakat lainnya.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan Sekolah Rakyat itu seperti apa," ucapnya.

Ia menjelaskan Sekolah Rakyat merupakan satuan pendidikan yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, khususnya keluarga yang masuk kategori desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Di SRT 32 Natuna, kata dia, pemerintah menyediakan layanan pendidikan mulai dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

Pemerintah, lanjut dia, juga menanggung biaya hidup, tempat tinggal (asrama), seragam sekolah, serta sarana dan prasarana lain.

"Di Sekolah Rakyat, seluruh kebutuhan ditanggung oleh pemerintah," ujar dia.

Sementara itu, siswa SRT 32 Natuna Endah Sari Lina mengaku senang bisa bersekolah di SRT 32 Natuna. Menurut dia, para siswa mendapatkan tiga kali makan berat dan dua kali kudapan setiap hari.

"Kebutuhan mandi kami juga disediakan," ucapnya.

Ia juga mengaku betah bersekolah di SRT 32 Natuna karena tenaga pendidik, wali asuh, dan wali asrama peduli terhadap dirinya serta teman-temannya.

"Kalau ada yang nakal, dinasihati. Kepala sekolah juga sering menasihati kami agar belajar serius demi masa depan," katanya.