SpaceX juga menyatakan rencana menyediakan layanan telekomunikasi internasional di berbagai pasar tujuan tempat anak perusahaan Starlink berada. Wilayah tersebut mencakup Amerika Latin, Eropa, Asia, hingga Afrika.

Ambisi SpaceX terhadap Starlink Mobile tidak berhenti pada penyediaan koneksi di wilayah yang sulit mendapatkan jaringan seluler.

Saat ini, Starlink Mobile tersedia melalui kerja sama dengan T-Mobile lewat layanan T-Satellite. Layanan tersebut dirancang untuk menyediakan konektivitas di wilayah yang tidak terjangkau jaringan seluler, meski kapasitas bandwidth-nya masih terbatas.

SpaceX berencana meningkatkan kemampuan Starlink Mobile melalui satelit generasi berikutnya. Satelit tersebut diklaim akan mampu menyediakan koneksi 5G langsung dari luar angkasa dengan kecepatan unduh hingga 150 Mbps.

Dengan pengembangan tersebut, Starlink Mobile diproyeksikan tidak hanya menjadi solusi ketika pengguna berada di area tanpa sinyal seluler, tetapi juga menjadi layanan komunikasi yang dapat digunakan lintas negara.