Efisiensi spektrum mengacu pada kemampuan jaringan mengirimkan lebih banyak data menggunakan kapasitas frekuensi yang tersedia.

Qualcomm juga mengandalkan teknologi advanced beamforming yang memungkinkan sinyal nirkabel diarahkan secara lebih terfokus kepada pengguna.

Teknologi tersebut ditujukan untuk membantu SpaceX memanfaatkan spektrum frekuensi yang dimilikinya secara lebih efisien.

Bagi Qualcomm, kesepakatan dengan SpaceX menjadi langkah memperluas bisnis di luar industri perangkat seluler.

Pasalnya, perusahaan yang selama ini dikenal sebagai produsen chip untuk smartphone tersebut tengah memperkuat kehadirannya di pasar infrastruktur telekomunikasi.

Melalui bisnis ini, Qualcomm akan bersaing dengan sejumlah perusahaan semikonduktor lain, seperti Marvell, Broadcom, dan Intel, yang juga memasok chip untuk perangkat jaringan menara seluler.