NADIKABAR.COM — Warhound, startup pertahanan baru asal Texas, punya misi yang cukup unik. Mereka ingin meningkatkan kemampuan anjing pelacak dan militer di Amerika Serikat menggunakan rekayasa genetik.
Startup ini adalah proyek yang digagas oleh Ben Lamm dari perusahaan bioteknologi Colossal Biosciences dan Palmer Luckey dari Anduril. Belum lama ini Warhound menerima pendanaan sebesar USD 20 juta dari investor.
Warhound berencana menggunakan inovasi Colossal di bidang genetika, kloning, dan biologi untuk menghasilkan anjing yang lebih sehat dengan karakteristik yang sesuai untuk misi yang menuntut.
Sementara itu, Anduril akan menyediakan perlengkapan untuk melindungi anjing saat bekerja seperti alat pelindung mata dan telinga, rompi, dan body armor. Anduril juga mengembangkan teknologi EagleEye yang membantu anjing dan pawangnya lebih waspada di lapangan.
Lamm mengatakan Warhound sudah mulai mengedit gen sampel sel yang diambil dari kelompok anjing donor pertamanya. Mereka mengincar ras anjing pekerja keras yang banyak dipakai oleh militer dan polisi seperti Belgian Malinois, Labrador, dan German Shepherd.
Ilmuwan dari Colossal awalnya akan fokus mengedit gen anjing-anjing tersebut untuk menghilangkan masalah kesehatan seperti masalah penglihatan, displasia pinggul, hingga kanker tertentu.
Setelah itu, Lamm mengatakan kemampuan anjing-anjing tersebut dapat ditingkatkan dengan perubahan genetik yang lebih dramatis seperti membuat anjing berlari lebih cepat dan lebih lincah atau untuk meningkatkan indera penciuman mereka.
Viagen, perusahaan milik Colossal, akan bermitra dengan Warhound untuk mengkloning anjing yang gennya sudah dimodifikasi. Lamm mengatakan teknologi Viagen memiliki tingkat kesuksesan yang tinggi dan sudah digunakan oleh Colossal dalam programnya untuk melindungi satwa yang terancam, seperti dikutip dari TechCrunch, Minggu (25/10/2026).
Warhound memperkirakan kloter pertama hasil rekayasa genetik akan lahir pada awal tahun 2027. Anjing-anjing ini akan dilatih untuk melakukan berbagai tugas yang biasa dilakukan anjing pekerja, seperti mendeteksi bom dan membantu dalam operasi SAR.
American Humane Society akan memandu Warhound dan mensertifikasi program pelatihannya. Setelah selesai pelatihan, anjing-anjing ini akan dikerahkan untuk bekerja di angkatan bersenjata AS, tim tanggap darurat, dan penegak hukum.