Di sisi lain, BULOG juga mempercepat penyaluran Bantuan Pangan Beras periode Oktober hingga Desember 2026 kepada 33,2 juta Penerima Bantuan Pangan. Setiap penerima dialokasikan 10 kilogram beras per bulan dengan total kebutuhan sekitar 1 juta ton. Percepatan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan pemenuhan kebutuhan hingga akhir tahun.
"Arahan pemerintah sangat jelas, stok yang melimpah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, BULOG tidak hanya memastikan beras tersedia di gudang, tetapi juga mempercepat penyalurannya melalui SPHP dan bantuan pangan," tambah Ahmad Rizal.
Pihaknya terus mendorong seluruh jajaran BULOG di pusat maupun daerah untuk memperkuat koordinasi dan distribusi harian. Tujuannya agar pasokan tetap terjaga, harga stabil, dan masyarakat dapat menyambut akhir tahun dengan tenang.
Kesiapan ini sekaligus menjadi bukti BUMN dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan demi kesejahteraan rakyat.