NADIKABAR.COM — Masyarakat khawatir AI akan mengambil alih lapangan pekerjaan mereka. Namun bagi Google, yang terjadi saat ini adalah AI justru 'memakan' pendapatan perusahaannya sendiri.

Dalam laporan pendapatannya, para eksekutif perusahaan itu mengatakan bahwa pertumbuhan kuat pada Mode AI Google turut memicu perlambatan pertumbuhan pendapatan. Itu karena perusahaan menghasilkan uang dari iklan dalam jumlah yang lebih sedikit melalui AI dibandingkan dengan pencarian tradisional.

Saham perusahaan induk Google, Alphabet, anjlok 12% pada hari Kamis waktu setempat, sehingga menghapus nilai pasar hampir USD 500 miliar.

Pencarian melalui browser merupakan fondasi internet modern. Namun, salah satu pertaruhan besar era AI adalah makin banyak orang akan berinteraksi dengan internet melalui sudut pandang chatbot dan agen AI, yang secara radikal mengubah pengalaman menggunakan web. Saat ini, banyak orang hanya membaca ringkasan AI di Google Search dan tidak lagi menelusuri situs secara langsung.