NADIKABAR.COM — Suzuki dikabarkan telah memiliki strategi besar untuk menghadapi perubahan industri otomotif yang semakin cepat, termasuk persaingan dengan produsen asal China yang semakin luas melalui pemangkasan waktu pengembangan kendaraan baru hanya menjadi 24 bulan lamanya pada 2030.

CarsCoops, pada Rabu (30/9) waktu setempat melaporkan bahwa langkah tersebut menjadi bagian dari Technology Strategy 2026 untuk 10 tahun ke depan.

Suzuki menyebut, percepatan pengembangan diperlukan agar perusahaan dapat lebih cepat merespons perubahan kebutuhan konsumen dan kondisi pasar.

Untuk mencapainya, Suzuki akan meningkatkan efisiensi pengembangan sebesar 30 persen dan efisiensi produksi hingga 50 persen.