Suzuki juga sudah menyiapkan strategi efisiensi termal mesin, yang juga akan ditargetkan meningkat dari sekitar 40 persen menjadi 50 persen.
Suzuki turut mengejar pengurangan bobot kendaraan melalui program S Light. Perusahaan menargetkan, adanya pengurangan bobot 100-120 kg per kendaraan untuk mengimbangi tambahan bobot akibat regulasi keselamatan dan emisi yang lebih ketat.
Strategi tersebut juga memperkuat posisi India, sebagai basis produksi dan ekspor. Suzuki menargetkan kapasitas produksi tahunan di India, akan mencapai sekitar 4 juta kendaraan mulai 2030.
Dengan siklus pengembangan yang lebih singkat, teknologi modular, elektrifikasi multi-jalur, serta kendaraan yang lebih ringan, Suzuki berupaya mengejar ritme industri yang semakin cepat dan menghadapi persaingan baru dari produsen otomotif China.