"Meluapkannya dengan minum kopi terlalu banyak, merokok, dan jarang meluangkan waktu untuk screening gula darah, tekanan darah, hingga kolesterol. Makanan instan atau fast food juga jadi pemicu karena bikin gula darah dan kolesterol tinggi," jelasnya.

Gejala stroke yang sering dirasakan pasien adalah serangan motorik berupa gangguan gerak atau lemas separuh badan. Namun, gejala stroke juga bisa bervariasi tergantung area otak yang terdampak.

"Otak itu ibarat CPU. Ada bagian komunikasi, ada bagian penglihatan. Jadi serangan stroke tidak harus lemas separuh badan. Kalau kena di bagian penglihatan, pasien bisa mengalami buta mendadak," ujarnya.