Studi tersebut menemukan bahwa sekitar 17,5 persen orang dewasa lansia melaporkan tingkat kesepian yang tinggi. Temuan ini konsisten di berbagai kelompok demografis dan sosial ekonomi, termasuk orang dengan tingkat pendapatan, kekayaan, dan latar belakang pekerjaan yang berbeda.
Kesepian cenderung meningkat secara berkelanjutan sejak usia akhir 60-an, yang mengindikasikan bahwa penuaan, bukan peralihan keluar dari dunia kerja, berkaitan dengan meningkatnya kesepian, menurut para peneliti, seraya menambahkan bahwa upaya mengatasi kesepian sebaiknya berfokus pada koneksi sosial sepanjang masa lansia, termasuk dukungan bagi mereka yang mengalami peristiwa besar dalam hidup, seperti kehilangan pasangan.