NADIKABAR.COM — Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong mengkritik kericuhan yang terjadi saat timnya dijamu Persita Tangerang. Ia heran budaya negatif ini terus terjadi.

Kericuhan mewarnai laga pekan ke-5 Super League 2026/27 yang mempertemukan Persita Vs Persija. Laga babak kedua ini sempat ditunda karena kericuhan suporter di Banten International Stadium (BIS), Sabtu (17/10/2026).

Berdasarkan berbagai laporan, insiden bermula dari aksi pelucutan banner The Jakmania yang terpasang di stadion. Tidak terima dengan perlakuan itu, Jakmania mengejar pelaku yang menjadi pemicu aksi kejar-kejaran.

"Menurut saya, pertandingan sepak bola profesional harus selalu dihadiri penonton, baik ketika tim bermain di kandang maupun tandang. Kehadiran suporter sangat diperlukan," kata Shin Tae-yong seusai laga.

"Namun, dukungan kepada tim jangan sampai berlebihan hingga berujung pada perkelahian. Kita semua adalah warga dari negara yang sama. Saya benar-benar tidak mengerti mengapa orang yang datang untuk mendukung tim olahraga yang mereka sukai justru terlibat dalam kerusuhan," ujarnya menambahkan.

Kericuhan ini semakin membuat Jakmania terpojok. Sebelumnya juga terjadi aksi kekerasan terhadap bus rombongan tim Elite Pro Academy (EPA) Persib U-18 yang membuat Ketum PSSI Erick Thohir sampai mengancam hukuman pengurangan poin hingga dibatalkannya izin suporter away.

Komite Disiplin (Komdis) PSSI juga dipastikan tidak akan tinggal diam. Sanksi administratif dan denda kemungkinan besar akan dijatuhkan kepada Persija dan Jakmania, juga Persita selaku penyelenggara pertandingan.

Shin Tae-yong berharap suporter untuk bisa mengontrol emosi saat menyaksikan laga. Selain merugikan diri sendiri, pihak klub juga yang akan menerima imbasnya.

"Saya berharap semua pihak bisa menahan diri dan mengendalikan emosi. Dengan begitu, pertandingan dapat berlangsung dengan baik dan atmosfer yang tercipta juga menjadi positif bagi para pemain," ucap STY.

Adapun laga ini dimenangi Persita dengan skor 3-2. Persita naik ke peringkat ke-3 dengan 11 poin, sementara Persija masih di puncak dengan 12 angka.