Di tengah tekanan ekonomi global, Suahasil menilai kondisi perekonomian dan fiskal Indonesia masih relatif kuat dibandingkan sejumlah negara lain. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II yang mencapai 5,29%.
"Itu lebih tinggi dibandingkan negara-negara G20 lainnya. Ada satu yang lebih tinggi dari kita yaitu India. Kalau kita lihat inflasi di sebelah kiri atas, Indonesia itu di sekitar 3,28% itu adalah tingkat inflasi yang ada di sekitar, di tengah-tengah lah," tuturnya.
Di sisi lain, Indonesia terus berupaya memenuhi kebutuhan dalam negeri secara mandiri. Meski demikian, ketergantungan terhadap perdagangan internasional membuat perekonomian nasional tetap terpengaruh oleh perubahan harga barang dan jasa di pasar global.