Sejumlah pertanyaan tersebut di antaranya terkait keputusan Fitch Ratings Indonesia yang menyesuaikan peringkat utang Indonesia Investment Authority's (INA) menjadi BBB dengan Outlook Negatif hingga nasib penyelesaian utang proyek kereta cepat Whoosh yang diketahui dilimpahkan ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mulai 15 September.
Ia juga sempat ditanya terkait Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang ditempatkan di perbankan nasional. Suahasil juga tidak menanggapi pertanyaan terkait dividen Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang akan disetorkan ke Kemenkeu Rp 120 triliun.
Ia memberi isyarat untuk menjawab sejumlah isu tersebut pada agenda rutin di kantor Kemenkeu, yakni APBN KITA. Agenda tersebut rencana digelar dalam waktu dekat.