Sementara itu, Dirjen Pajak Bimo Wijayanto mengatakan perombakan yang terjadi merupakan rotasi biasa. Saat ini, pihaknya akan membahas secara internal terkait rotasi tersebut.
"Rotasi biasa. Rotasinya biasa. Ini mau saya rapatin, saya enggak bisa ngomong, baru mau rapat," kata Bimo.
Ketika ditanyai mengenai sosok dibalik nama ajaib tersebut, Bimo meresponsnya dengan bergurau. "Ajaib, ajaib, ajaib, ajaib," sahut ia.
Sebelumnya, Bimo menyebut terdapat nama-nama 'ajaib' yang masuk usai perombakan tersebut. Perombakan ratusan pejabat Kementerian Keuangan dilakukan Purbaya pada Kamis 10 September 2026. Mayoritas perombakan menyasar Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai dan Ditjen Pajak.