NADIKABAR.COM — Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Selatan mencatat sebanyak 28 dari 140 kendaraan yang mengikuti pemeriksaan di Kantor Kecamatan Pesanggrahan dinyatakan tidak lulus uji emisi gas buang.
"Kemarin kami melakukan uji emisi di Kantor Kecamatan Pesanggrahan. Hasilnya, dari 140 kendaraan diuji emisi ada 28 kendaraan yang tidak lulus karena memiliki emisi gas buang berlebih," kata Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Sudin LH Jakarta Selatan Tuty Ernawati di Jakarta, Rabu.
Tuty menjelaskan bahwa pelaksanaan uji emisi gratis tersebut mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor.
Melalui kegiatan ini, Sudin LH Jakarta Selatan tidak hanya melakukan pemeriksaan gas buang kendaraan, tetapi juga mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kendaraan dan melakukan perawatan secara berkala.
"Menjaga kualitas udara bukan hanya tentang mengurangi polusi, tetapi juga tentang membangun kebiasaan baik dari setiap pengguna kendaraan," ujarnya.
Menurut Tuty, antusiasme masyarakat di wilayah Kecamatan Pesanggrahan dan sekitarnya cukup tinggi. Sebanyak 140 unit kendaraan yang diperiksa terdiri atas kendaraan roda dua dan roda empat, baik berbahan bakar bensin maupun solar.
Ia menambahkan, kualitas udara sangat dipengaruhi oleh kepedulian masyarakat dalam merawat kendaraan bermotor agar tidak menghasilkan gas buang yang melampaui ambang batas. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan kondisi emisi kendaraannya secara berkala.
"Masih ditemukan kendaraan yang tidak lulus. Untuk itu, kami meminta seluruh pemilik kendaraan bermotor untuk aktif mengujikan emisi kendaraannya secara berkala demi mewujudkan lingkungan Jakarta yang lebih sehat," katanya.
Sementara itu, salah seorang warga pemilik kendaraan roda dua, Rusdianto, mengaku sengaja mengikuti kegiatan tersebut setelah mendapatkan informasi dari pihak kelurahan setempat.
"Dapat informasi dari kelurahan kalau ada uji emisi gratis. Ya sudah, saya ikut saja dan hasilnya motor saya lulus uji emisi," kata Rusdianto.