"Pelaksanaan fogging bukan strategi utama pemberantasan DBD. Prioritas utamanya adalah meminimalisir tempat perindukan nyamuk Aedes," ungkap Arief.

Oleh karena itu, masyarakat diminta agar menerapkan PSN 3M Plus dengan menguras tempat penampungan air, menutup tempat yang dapat menampung air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

Upaya tersebut juga dapat dilengkapi dengan langkah pencegahan lainnya atau 3M Plus, yakni menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan tidak ada genangan air yang dapat menjadi tempat bertelur nyamuk.

Selain mencegah perkembangbiakan nyamuk, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala DBD.

Anggota keluarga yang mengalami demam tinggi secara mendadak, sakit kepala, nyeri otot atau sendi, mual dan muntah, serta muncul tanda-tanda perdarahan perlu segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas kesehatan.

Arief pun mengimbau masyarakat agar tidak menunggu kondisinya semakin parah apabila menemukan gejala yang mengarah pada DBD.

Dia berharap pelaksanaan PSN di tingkat rumah tangga dapat membantu memutus mata rantai penularan DBD sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pencegahan penyakit tersebut perlu dilakukan bersama-sama.