NADIKABAR.COM — Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Timur (Jaktim) mendorong masyarakat untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus secara rutin dan serentak untuk mencegah penyakit demam berdarah dengue (DBD) di wilayah setempat.

"Upaya yang paling efektif untuk mengurangi dan mencegah penularan DBD adalah melakukan PSN 3M Plus secara rutin, serentak, dan terus-menerus," kata Kepala Sudinkes Jakarta Timur Arief Wahyudhy saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.

Dia menilai PSN perlu dilakukan secara rutin, serentak, dan berkelanjutan, setidaknya satu kali dalam sepekan, dengan melibatkan seluruh anggota masyarakat.

Terlebih, pemberantasan sarang nyamuk tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun petugas kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

"Terutama, dalam memastikan tidak terdapat tempat yang menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk Aedes penular DBD," ujar Arief.

Selain itu, dia juga mendorong penerapan "Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik" dengan mengajak sedikitnya satu anggota keluarga menjadi juru pemantau jentik (jumantik) mandiri di rumah masing-masing.

Jumantik mandiri tersebut bertugas memastikan tempat penampungan air maupun lingkungan sekitar rumah terbebas dari jentik nyamuk penular DBD.

Selain itu, penguatan peran masyarakat dilakukan melalui pembentukan Kampung Bebas Jentik yang berada di bawah pembinaan puskesmas dan Sudinkes Jakarta Timur.