Sendi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menuntaskan seluruh target intervensi sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan.

"Kami menargetkan kawasan yang masuk dalam penanganan kumuh ini bisa selesai secara menyeluruh pada 2027. Saat ini berbagai intervensi fisik maupun nonfisik terus digulirkan secara terpadu agar target tersebut tercapai tepat waktu," ujarnya.

Sebagai strategi akselerasi di lapangan, Dinas Perkim meluncurkan program inovasi bertajuk Gerakan Bangun Percepatan Ekosistem Hunian (Gerbang Pesona).

Menurut Sendi, program ini tidak sekadar memperbaiki wajah fisik lingkungan, melainkan merestrukturisasi ekosistem hunian secara holistik.