"Gerbang Pesona menjadi salah satu instrumen utama kami untuk mempercepat penataan. Pendekatan yang kami bawa bukan sekadar memoles fisik kawasan, melainkan membangun ekosistem permukiman yang layak, sehat, dan sekaligus mampu menstimulasi perputaran ekonomi warga setempat," tutur Sendi.
Dalam aspek infrastruktur, intervensi difokuskan pada pemenuhan kebutuhan vital permukiman, mulai dari rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), pembangunan drainase lingkungan untuk mencegah genangan, penyediaan akses air bersih, hingga pengaspalan dan perbaikan jalan lingkungan.
"Kawasan-kawasan yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap infrastruktur dasar tentu menjadi prioritas utama intervensi kami," ucap Sendi menegaskan.