Menurutnya, jika pengelolaan tersebut dimaksimalkan, dalam setahun sampah yang diolah bisa menghasilkan listrik untuk memenuhi kebutuhan 100 ribu rumah.

"Setahun kan. Jadi bisa selesai tuh. 500 ribu ton selesai. Itu bisa mengaliri listrik 100 ribu rumah," ungkapnya.

Menurutnya, pengelolaan sampah tersebut juga bisa memberikan efek domino positif terhadap perekonomian. Sebab, pengelolaannya dapat menyerap tenaga kerja hingga ribuan orang dengan nilai investasi sekitar Rp 3 triliun di satu tempat.

"(Sampah) ya kan tadinya membuat penyakit. Sekarang malah itu bisa memberikan manfaat. Jadi bisa memberikan aliran listrik kepada lebih dari 100 ribu rumah. Bisa mempekerjakan orang mungkin ribuan. Bisa melakukan investasi kira-kira Rp 3 triliun satu tempat," tutupnya.