Perjalanan Sumaya menuju podium Asian Games bermula dari keluarganya yang kental dengan olahraga sepak takraw di Pangkalan Nyirih, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Ayah dan ibunya merupakan atlet sepak takraw, bahkan sang ibu pernah menjadi atlet nasional. Tiga saudara perempuannya juga menekuni olahraga tersebut. Tak heran, sejak kecil Sumaya sudah terbiasa dengan latihan keras.
"Di rumah sudah diajarin dari kecil olahraga terus," kata Sumaya.
Lingkungan keluarga membuat olahraga menjadi bagian tak terpisahkan dari kesehariannya. Namun, Sumaya kemudian mengambil jalan yang berbeda. Ia berpindah dari sepak takraw ke teqball demi dapat berlaga di ajang multievent.
βPerpindahan tersebut terjadi sekitar dua tahun lalu. Saat itu, Sumaya tidak terpilih untuk memperkuat tim sepak takraw. Ia kemudian mendapat tawaran untuk mencoba teqball dalam sebuah ajang eksibisi.