Sementara itu, mengenai proyeksi kerja sama lingkungan, menurut Farhan, akan diproyeksikan terhadap masalah persampahan. Farhan menginginkan agar potensi ini juga berdampak terhadap penanganan sampah di hulu atau di wilayab rumah tangga.
"Diharapkan dari penelitian ini kita bisa mendapatkan berbagai macam ide. Tidak hanya PSEL yang jumlahnya besar di hilir, tetapi juga pengelolaan sampah di hulu yang sifatnya pengelolaan sampah per wilayah dalam skala-skala kecil sampai menengah," katanya.
"Hasil riset ini nanti akan diturunkan oleh Bapperida menjadi berbagai panduan kebijakan untuk Kota Bandung. Jadi untuk perencanaan tahun 2028 dan juga pelaksanaan tahun 2027, jadi kita bisa ada patokan-patokan yang bisa kita jadikan sebagai alat ukur parameter. Yang berhasil indeksnya berapa, yang kurang berhasil indeksnya berapa," pungkasnya.